Sale!

Baju Koko Eksklusif Al-Hikmah Kotak

Rp 100.000 Rp 50.000

SALE 50% OFF !!!

Baju Koko Eksklusif Al-Hikmah Kotak. Kemeja pria tangan pendek bermodelkan baju koko dengan kerah shanghai. Ciri khas baju koko adalah pada hiasan bordir di bagian dada, kerah dan ujung lengan, jadi tidak sama dengan kemeja pria pada umumnya, serta bagian saku / kantong baju biasanya di bagian bawah. Baju Koko eksklusif Al-Hikmah ini secara eksklusif menggunakan bahan yang bermotif kotak-kotak dengan warna-warna yang maskulin, biru tua, biru muda dan abu terang sehingga memberi kesan rapih, sopan dan tampan.Kemeja yang menggunakan bahan halus, awet, tebal, nyaman dipakai yaitu bahan katun dobby dengan 6 pilihan warna yang menarik. Baju koko ini cocok dipakai untuk Hari Raya ataupun acara formal lainnya dengan ukuran baju yang besar dapat dipakai oleh yang bersize extra.

Product code : KP2661
Size M, lingkar dada : 104cm, panjang : 67cm
Size L : lingkar dada : 110cm, panjang : 70cm
Size XL : lingkar dada : 112cm, panjang : 72cm

Istilah Baju Koko  sangat identik dengan busana muslim yang lazim digunakan oleh pria muslim di Indonesia. Trend menggunakan baju koko bagi pria muslim seakan sudah menjadi keharusan ketika mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan besar ataupun hanya sekedar digunakan untuk pergi beribadah ke mesjid.

Menurut Pengamat Budaya Tionghoa peranakan, David Kwa, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tui-Khim”.

Di kalangan warga Betawi, baju Tui-Khim dipakai dan dikenal dengan sebutan baju Tikim. Baju Tui-Khim modelnya seperti baju koko, bukaan di tengah dengan lima kancing. Pada masyarakat Betawi, paduan baju ini biasanya celana batik. Mungkin di antara Anda masih ada yang ingat setelan almarhum Benjamin S di sinetron Si Doel Anak Sekolahan? Nah, kira-kira seperti itulah baju koko yang dipadu dengan celana batik, khas Betawi.

Hingga awal abad ke-20, pria Tionghoa di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.

Lalu, bagaimana bisa baju tui-khim menjadi baju koko seperti yang kita kenal sekarang? Remy Sylado, budayawan, menjelaskan bahwa biasanya yang memakai baju tui-khim di masa itu adalah engkoh-engkoh. Dieja dalam Bahasa Indonesia jadinya Koko. Jadilah “Baju Koko”.

Pendapat serupa juga dikemukakan JJ Rizal. Sejarah kemunculan baju koko di Indonesia sangat erat kaitannya dengan adat masyarakat Tionghoa yang berbaur dengan penduduk pribumi sehingga banyak diadaptasi oleh berbagai suku di Nusantara.

Dipercaya bahwa desain awal baju koko yang kita kenal sekarang ini berasal dari adanya kebiasaan pria Tionghoa yang menggunakan baju Tui khim yang merupakan pakaian yang lazim dipakai pada masa tersebut.

Clear

Description

Baju Koko Eksklusif Al-Hikmah Kotak. Kemeja pria tangan pendek bermodelkan baju koko dengan kerah shanghai. Ciri khas baju koko adalah pada hiasan bordir di bagian dada, kerah dan ujung lengan, jadi tidak sama dengan kemeja pria pada umumnya, serta bagian saku / kantong baju biasanya di bagian bawah. Baju Koko eksklusif Al-Hikmah Kotak ini secara eksklusif menggunakan bahan yang bermotif kotak-kotak dengan warna-warna yang maskulin, biru tua, biru muda dan abu terang sehingga memberi kesan rapih, sopan dan tampan.Kemeja yang menggunakan bahan halus, awet, tebal, nyaman dipakai yaitu bahan katun dobby dengan 6 pilihan warna yang menarik. Baju koko ini cocok dipakai untuk Hari Raya ataupun acara formal lainnya dengan ukuran baju yang besar dapat dipakai oleh yang bersize extra.

Product code : KP2661
Size M, lingkar dada : 104cm, panjang : 67cm
Size L : lingkar dada : 110cm, panjang : 70cm
Size XL : lingkar dada : 112cm, panjang : 72cm

Istilah Baju Koko  sangat identik dengan busana muslim yang lazim digunakan oleh pria muslim di Indonesia. Trend menggunakan baju koko bagi pria muslim seakan sudah menjadi keharusan ketika mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan besar ataupun hanya sekedar digunakan untuk pergi beribadah ke mesjid.

Menurut Pengamat Budaya Tionghoa peranakan, David Kwa, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tui-Khim”.

Di kalangan warga Betawi, baju Tui-Khim dipakai dan dikenal dengan sebutan baju Tikim. Baju Tui-Khim modelnya seperti baju koko, bukaan di tengah dengan lima kancing. Pada masyarakat Betawi, paduan baju ini biasanya celana batik. Mungkin di antara Anda masih ada yang ingat setelan almarhum Benjamin S di sinetron Si Doel Anak Sekolahan? Nah, kira-kira seperti itulah baju koko yang dipadu dengan celana batik, khas Betawi.

Hingga awal abad ke-20, pria Tionghoa di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.

Lalu, bagaimana bisa baju tui-khim menjadi baju koko seperti yang kita kenal sekarang? Remy Sylado, budayawan, menjelaskan bahwa biasanya yang memakai baju tui-khim di masa itu adalah engkoh-engkoh. Dieja dalam Bahasa Indonesia jadinya Koko. Jadilah “Baju Koko”.

Pendapat serupa juga dikemukakan JJ Rizal. Sejarah kemunculan baju koko di Indonesia sangat erat kaitannya dengan adat masyarakat Tionghoa yang berbaur dengan penduduk pribumi sehingga banyak diadaptasi oleh berbagai suku di Nusantara.

Dipercaya bahwa desain awal baju koko yang kita kenal sekarang ini berasal dari adanya kebiasaan pria Tionghoa yang menggunakan baju Tui khim yang merupakan pakaian yang lazim dipakai pada masa tersebut.

SALE 50% OFF !!!

Additional information

Weight N/A
Dimensions N/A
color

brown, cream, dark blue, light blue, light grey, navy

size

medium, large, extra-large



SPECIALTY ITEMS!

Special category of products